jarum jam yang nongkrong di titik duabelas
seakan panggil tuk ikut,
jamu perutku
angkringan yang kenyang
perenungan, rahasia, harapan hidup
kudikte secara sadar
tentang kurang di balik kebersamaan
tentang sedih di balik senyum
tentang cita di balik asa
dari
gandengan tangan duo tunanetra
senyum damai penuhmesra
dengan ikhlas tanpa berpura
meski dunia bukan dunia
Yogyakarta,
September 2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar