Rabu, 26 Juni 2013

BERDIRI DI TITIK FOKUS



TAK TAHU sudah sampai di mana aku berpetualang dengan pikiranku, berbaur dalam beragam imajinasi. Tak tahu ntah berapa lama aku harus wara-wiri  dengan ambisiku ini. Aku digambleng oleh perasaan keraguan menuju ketidakmungkinan. Lahirlah aku sebagai manusia yang dikungkung oleh sederetan permintaan. Aku ingin harus ada yang mengalah.
Aku ingin keluar dari semua ini. Biar aku tahu kalau aku sebenarnya bisa. Biar aku yakin kalau aku sepenuhnya tidak salah memilih. Biar aku legowo dengan aku saat ini. Aku tak ingin jenuh, ragu, takut, cemas, sedih, hanya karena terjebak dalam percekcokan bathin yang tak kunjung usai. Aku ingin semuanya menjadi satu kesatuan yang saling memahami. Ya! Tanpa saling menghasut.
Aku ingin menggapai mimpi melalui sebuah prosesi alami. Hingga mampu berdiri tegap dan gagah di titik fokus. Aku sadari sangat tak mudah untuk mengelak dari bisikan murai, tapi setidaknya aku sudah bisa mengenal suaranya. Mungkin ya aku tak semestinya menyalahin koma, karena memang aku belum sampai pada titik. 
Oh Tuhan! Tolong beri pembenaran pada perasaanku kalau aku punya pilihan. Pilihan itu adalah konsisten. Aaamiin Ya Allah…

Yogyakarta, 26 Juni 2013


Tidak ada komentar:

Posting Komentar