Jumat, 27 Juli 2012

SENANDUNG IRAMA NURANI








Ada hukum
tak mampu tetap kuntum
bila miskin tanpa  istilah belum
tapi ber-uang selalu dianggap maklum

Ada agama
tak mau menghormati antarsesama
bertingkah tanpa ahlakul korimah
hingga merasa diri paling benar tak  ada yang salah

Ada hati
tak pernah ingin dimengerti
yang dipikir selalu duniawi
seolah hidup tak akan lagi mati

Ada uang
tak mau berbagi senang
seakan hidup selalu tenang
tak mungkin lagi akan kurang

Ada jabatan
tak pernah ingat tugas yang diemban
melupakan amanat bawahan
hingga meraup apapun yang ada dihadapan

Ada Alquran
hanya jadi hiasan
tak pernah dijadikan pedoman
apalagi kebutuhan

Ada salat
tak mau dirawat
membuat tujuan hidup selalu tak sehat
hingga dalam pikiran hanya maksiat

Ada haji
hanya ingin dipuji
mengangggap diri sudah mendapatkan surga yang dijanji
hingga lupakan si miskin yang seharusnya disaji

Ada yatim-piatu
tak ingin membantu
selalu beralasan tak ada waktu
seakan hidup selalu bermutu

Ada ilmu
tak pernah diamalkan pada yang tak tahu
bodohin orang yang terlihat lucu
hingga tak ada ruang selain nafsu

Ada puasa
seakan merasa disiksa
akhirnya memilih mulut yang basah
tak peduli walau ia mengenal tentang dosa


YOGYAKARTA, 11 Januari 2012

1 komentar:

  1. ada yang kurang;
    ada tuhan, maha esa
    tapi setiap masa
    menyembah-nyembah berhala
    hingga yang terlihat hanya
    semu dan sombong belaka.

    BalasHapus