Selasa, 28 Juni 2011

Tuhan Aku Disini!

Termenung kaku ku bayangkan memori hari-hariku
Dengan tatapan kosong ku coba bangkit dari jurang kesesatanku
Bersama gemercik harapan ampunan ku duduk di sejadah rahmat-Mu
Aku angkat sepasang tangan jahilku dan tengadahkan kepala batuku

Oh tuhanku! . . . . .
Alangkah nista diriku ini
Jiwaku benar-benar sudah digerogoti kecintaan dunia
Syahadat tak ku jadikan tongkat untuk menahan badai kemunafikan
Alquran tak ku letakkan sebagai jembatan untuk melewati ombak kesulitan
Sholat tak ku posisikan sebagai perisai untuk memusnahkan hasutan syaitan
Karunia yang Kau berikan
Tapi mengapa ku balas dengan sikap yang salah?
Taufiq yang Kau hadirkan
Tapi mengapa ku alpakan bersama perilaku yang fasiq?
Hidayah yang Kau taburkan
Tapi mengapa ku benamkan beserta pribadi yang goyah?
Aku ini terlahir dari air mani yang hina
Tapi kenapa aku membusungkan dada?

Oh tuhanku! . . . .
Berikan aku obor penuntun untuk menembus gelapnya kehidupan ini
Jangan Kau biarkan diriku mengotori kemahaesaan asma- Mu
Cukupkan sudah sampai disini . . . . . Ya Rob!
Aku rindu jiwa yang tentram dan hati yang tenang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar