Minggu, 04 September 2016

Izinkan aku sujud dalam dekapan istiharohmu 2





 Kau tahu .....
Tatkala kelam melingkupi erat pekat malam
Aku seakan disergap penuh kekosongan
Begitu dan selalu begitu dalam dua bulan terakhir ini
Kau tahu .....
Imajinasiku liar namun berakar
Aku ibarat seorang penakluk garis finish yang tengah berada dalam kepingsanan
dan aku butuh resusitasi udara
Yahhh!... ini emang lebih terdengar seperti intrik yang menggelitik
atau dalam bahasa sederhanamu "lebay, gombal, atau apalah itu".
Kau tahu .....
Akupun tak ingin kata-kata yang terangkai ini sebuah puisi
Karena asal kau tahu aku bukanlah seorang penyair

Tapi tak tahu kenapa
Malam ini hati begitu bergelora menuntun jemariku untuk menguraikan
apa yang ia bisikkkan di pikiranku
Satu kata terindah dan terakhir yang kudengar darinya,
adalah "izinkan aku sujud dalam dekapan istaharohmu"

Muara Tebo, 06 Agustus 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar