A/
ia tampak merapat akrab padaku. keraguan yang ku
punya untuk menjawab setiap tanya. khawatir yang kupercaya untuk menyambutnya.
bila ia inginkan aku saat ini, aku hanya.
B/
aku telah berada di bakal sejengkal dan ia semakin
ingin menghapus namanya dari namaku. aku akan tanpa nama. bila ia tak mampu
lagi mengenalku, aku tahu.
C/
ia akan dekati urat leherku. aku berharap ia tidak merenggut jakunku. karena aku belum kuldi. bila
ingin membawaku bersua adam, aku paham.
D/
aku juga masih ingin menunggu hawa. menepati sumpah
pada Tuhan. bila benar ia adalah Izrail, aku ingin shaitan tak melarangku
memakan kuldi. dan aku berakhir dengan terusir.
E/
nafasku lepas. aku seakan mati sirih dengan sisakan
jejak tulis. bila ini adalah nyata. semua karena aku teringat jakunku.
aku ada dua.
Yogyakarta, 03 Desember 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar