Kaudatang saat jiwaku dibelenggu kesunyian
Kauhadir di waktu hatiku diperbudak keputusasaan
Akutak percaya sampai detik ini,
praduga yang ada, cintaku yang terlahir sejak dulu
telah musnah bersama misteri fatamorgana
Di luar kesadaranku . . .
Kaubukakan hatimu
dan memersilakan ku tuk merintis jalan yang baru
malam itu . . .
Aku benar-benar merasakan kebahagian
Hatiku laksana setangkai bunga rekah lagi menebarkan harumnya
Enam tahun sudah kunantikan semua ini
ada beberapa kursi gantikan posisimu
namun tak pernah kutemukan kenyamanan
seperti ketika bersamamu
seperti ketika bersamamu
karena . . .
Manis senyummu damaikan gejolak hatiku
Bening matamu pancarkan gelora
mimpiku
Lembut sifatmu sejukkan lentera jiwaku
Cantik wajahmu segarkan teka-teki
hidupku
Aku berharap cintaku ini . . . . .
tak kaubuat kecewa dan terluka
karena kau cinta pertamaku
inginku kau yang terakhir buatku
Yogyakarta, 5 desember 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar